PEMBINAAN PAGUYUBAN PENCAK SILAT SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA

Pencak silat dikenal sebagai seni bela diri khas Indonesia. Awal penyebaran pencak silat ke seluruh nusantara bermula dari bangsa Melayu yang ada di pesisir Sumatera dan Semenanjung Malaya. Selain bela diri, terdapat berbagai aspek filosofis yang terdapat di dalamnya, yaitu nilai moral spiritual, seni gerak, bela diri, dan olahraga. Hal tersebut bertujuan supaya antara satu dan lainnya tidak dianggap sedang bertanding atau disebut lawan, tetapi semua adalah saudara walaupun saat bertanding. Tentu prestasi akan mengikuti dengan sendirinya. Orang mendahului ego-nya, pasti akan menganggap yang dihadapannya adalah lawan. Namun tidak demikian di dunia persilatan yang mengedepankan silaturahmi. Semua berjalan sehat dan baik, karena saudara yang menjadi landasannya,karena kata silat berawal dari kata “silaturahmi’’ atau “silaturahim” oleh karena itu pemerintah Desa Sidamukti turut menjaga dan melestarikan salah satu kekayaan budaya bangsa ini dengan mengadakan pembinaan paguyuban perguruan seni budaya “MAUNG PANDE”yang ada di desa sidamukti kecamatan sukaresmi. menurut Kepala Desa Sidamukti Bpk Enjat Sujatna pembinaan harus dilakukan kepada generasi muda sebagai penerus olahraga asli bangsa indonesia ini;

author